Jangan putus asa dari rahmat Allah
Suatu hari yang mendung.
Pagi itu bahan masakan di kulkas mulai kandas.
Biasa stok telur minimal untuk buat nasi goreng pun, kini tak ada membekas.
Menyisakan sedikit bayam yang mama ambil dari kebun dan sepotong kol. Akhirnya menu pagi aku buat tumis bayam dan kol yang ternyata setelah di buat dia jadi sedikit. Hehe
Namun, makanan yang sedikit cukup. Makanan yang banyakpun habis.
Siangnya, aku titip beli tepung terigu ke anak-anak yang main sepedahan depan rumah. Karena aku memikirkan satu dan lain hal bila aku dan anakku yang pergi ke warung.
Akupun membuat mendoan, merebus petai, membuat sambal terasi dan menggoreng asin untuk menu makan siang. Sambil percaya Allah akan hadirkan kebaikanNya.
Sore menjelang, hujan melingkupi langit-langit kami. Tiba-tiba, seorang ibu2 datang memanggil mamaku, "Buhajiii." katanya dengan suara khas.
Ternyata, kiriman ikan mujair dari orang yang kolamnya deket sawah mama. Allahuakbar.
Alhamdulillahiladzi bini mathihi tatimussalihat.
Komentar
Posting Komentar