Cerita dalam sebuah perjalanan
Kisah ini aku tulis di status FB. Di status terdapat 4 status tulisan ini. Kucoba gabungkan menjadi satu. Tulisan 8th lalu. Pulang dari Panumbangan. Sendiri, kesorean. Setelah sekian taun. Ternyata aku sendiri heran. "Ko bisa ya nulis demikian." 😅 Pamokolan. Mentari masih gagah mengarahkan cahyanya tepat ke wajahku. Bangku yang terbuat dari bambu dan kayu-kayu bekas setia menemani penunggu-penunggu resah sepertiku. Mana dong mobil yang akan ku tumpangangi? Hm.. Hari semakin sore. Aku bersama dia-- saudaraku yang diamanati menunggu aku disini sampai mobil itu datang. Jarang pembicaraan antara kami. Hanya sesekali bicara, saat aku tanya dia jawab. Kemudian hening lagi. Dia sibuk dengan hp dan sebatang rokok menemaninya, begitu pula aku yang ikut-ikutan memainkan hp, ditemani permen karet yang kukunyah, sesekali ku tiup. "Jam 5 gak ada, balik lagi aja! Nginep." Katanya memecah kebisuan. "Pasti ada kok." jawabku meski belum ada kepastian. Kini matahari mula...