BERBAGI AYUNAN
Beberapa Ahad, aku, Ndo dan suami main ke sebuah perum yang di sana itu ada ayunan. Begitupun dengan Ahad kali ini. Pagi-pagi setelah sarapan, kami bergegas mengenakan atribut kebangsaan, jaket, masker, jilbab. Kecuali sebapak yang hanya pake pakaian biasa. Tapi, tetep plus masker. Namun ternyata, ketika tiba di tempat lokasi yang kami tuju, ada yang sedang bermain ayunan. Kamipun memutuskan melanjutkan perjalanan dengan muter-muter kampung. 😂 Siangnya, kami berniat ke rumah mama. Tapi mama gak ada. Pulangnya, kami berencana untuk mampir kembali ke ayunan itu. Namun ternyata masih juga ada orang. 🤠Menjelang sore, kami ke mama lagi. Aku dan sebapak meninggalkan Ndo bermain dengan mama, sorean kami jemput lagi. Pulangnya kami juga berniat ke tempat ayunan itu. Namun kali ke tiga di hari yang sama, ternyata ayunan ada pengisinya. "Ndo, sabar ya. Qadarullah ayunan masih ada yang isi." aku berkata padanya, kami melanjutkan perjalanan untuk kembali pulang. Tidak di sangka si b...